Make a Better World Mission


Ibu Fay-Fay with family and team coaching the students to make a better world

Who doesn't want this world to be better?


Living in a world with peace, adequate education, proper health, adequate daily needs, and a healthy earth are parameters for a decent standard of living. The conditions and circumstances of a person's life are certainly different, but there is something everyone can do to make things better. One is not powerless.


In July, one of our coaches, Ibu Fay-Fay, took time out of her busy schedule with her team to share knowledge so that the world would be better. For two full days, Ibu Fay-Fay and the team guided Batch 41 students to open their mindsets so that they become individuals who develop but are still useful for the surrounding environment.


During the two days, students were invited to think and dream to build their dream village using the discussion method. One student wants to build a school in his village because right now there are no schools close by and they need to walk very far for a basic education. Other students want to create an environmentally friendly farm so that they can accommodate unemployed youths in the village to work on the farm. Of course, there are many other dreams of the 31 TLF students that are no less inspiring. Hopefully, the inspiration and passion of our TLF youth will make the world a better place.


____


Misi untuk membuat dunia menjadi lebih baik


Siapa sih yang tidak menginginkan dunia ini menjadi lebih baik?


Hidup di dunia dengan damai tanpa ada peperangan, pendidikan memadai, kesehatan yang layak, kebutuhan sehari-hari yang cukup serta bumi yang lestari menjadi parameter standar hidup yang layak. Kondisi dan keadaan hidup sesorang tentunya berbeda-beda namun untuk menciptakan suatu kesejahteraan perlu adanya peran para pemuda.


Tanggal 14 Juli 2022, Salah satu pembina kami yaitu Ibu Fay-Fay meluangkan waktu di tengah kesibukannya bersama dengan teamnya untuk berbagi pengetahuan agar dunia menjadi lebih baik. Selama dua hari full Ibu Fay-Fay dan team membimbing siswa batch 41 untuk membukakan mainset mereka agar menjadi pribadi yang berkembang namun tetap bermanfaat untuk lingkungan sekitar.


Selama 2 hari berlangsung, siswa di ajak untuk berfikir dan bermimpi untuk membangun desa impian mereka dengan metode diskusi. Salah satu diantaranya ada yang ingin membuat sekolah di desanya, karena didesanya tidak ada sekolah yang dekat dan perlu berjalan sangat jauh untuk pergi kesekolah. Siswa lain ada yang ingin menciptakan sebuah pertanian yang ramah lingkungan sehingga dapat menampung pemuda-pemuda pengangguran didesa untuk bekerja di pertanian tersebut. Tentu saja ada banyak mimpi-mimpi lain dari 30 orang siswa TLF yang tak kalah inspiratif.


Semoga peran dari pemuda TLF mampu membuat dunia menjadi lebih baik.

1 view

Recent Posts

See All